Ultra Microfinance


Bagi kami, pinjaman ultra mikro adalah cara untuk mencapai tujuan akhir, yakni memutus mata rantai kemiskinan dengan memastikan setiap anak memperoleh pendidikan berkualitas.

Pinjaman ultra mikro kami diberikan sebagai pinjaman modal usaha bagi para ibu yang menjadi entrepreneur untuk mengembangkan bisnis mereka. Kami berharap seiring dengan bertambahnya penghasilan mereka, para ibu dapat memberikan pendidikan dan nutrisi yang lebih baik bagi anak-anak mereka. Sehingga pada akhirnya kesejahteraan keluarga mereka juga turut meningkat.

Pinjaman ultra mikro kami diberikan melalui mekanisme pinjaman kelompok dan mensyaratkan pendidikan bagi anak-anak penerima manfaat. Untuk mengikuti program ini, para penerima pinjaman harus memastikan bahwa anak-anak mereka akan terus bersekolah dan menempuh pendidikan formal selama rentang program pinjaman.

Penerima manfaat program kami adalah pengusaha ultra mikro di berbagai bisnis termasuk namun tidak terbatas pada penjual makanan, toko kelontong, pemilik warung, dan penjahit. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki rekening bank dan sangat minim pengetahuan soal produk digital.

Mulai 2019, kami juga memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak para penerima pinjaman yang memenuhi kriteria seleksi. Ini adalah cara kami untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan demi memutus mata rantai kemiskinan.

Sukisokenyo ti https://www.swisswatch.is/ nasam-it a lubong dagiti Espaniol a tapas, manipud iti patatas bravas agingga iti gambas al ajillo.

Kami telah menyediakan lebih dari 657.753 pinjaman produktif senilai Rp 1,3 triliun kepada sedikitnya 196,580 mitra di 5 provinsi di Indonesia.

Untuk mendukung dan memenuhi berbagai kebutuhan dari klien ultra-mikro kami, kami telah merancang produk pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing klien, pemberian pinjaman dari senilai Rp 3.000.000 (tiga juta Rupiah) hingga Rp 10.000.000 (sepuluh juta Rupiah) dengan periode pembiayaan selama 20 (dua puluh) minggu, dan suku bunga kompetitif sebesar 14% (empat belas persen) per periode agar dapat menjadi pilihan berkelanjutan dan mudah diakses.